Menurut pria yang kerap disapa Kang Emil, proses kepemilikan apartemen nantinya dapat dicicil berdasarkan pendapatan warga.
"Itu kaya kamu aja nyicil biasa, nanti akan diseleksi berdasarkan pendapatan kamu. Kalau dia tukang becak nanti cicilannya sesuai penghasilan dia," jelas Kang Emil saat acara Bukalapak Forum Indonesia Muda di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (16/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang miskin di Bandung akan dapat apartemen. Kalau manajer Rp 4 juta, kalau tukang becak Rp 500.000," terang Emil.
Pemerintah Kota Bandung juga akan melakukan koordinasi dengan seluruh kelurahan di Kota Bandung untuk memverifikasi kemampuan ekonomi setiap warga Bandung yang berminat membeli apartemen.
"Bulan depan kita launching proses seleksinya biar tidak dibohongin. Jangan ada orang lain ngaku miskin," kata Emil.
Pihaknya mengaku bahwa apartemen yang diprioritaskan untuk kalangan menengah ke bawah akan tersedia di 13 lokasi dengan total anggaran mencapai Rp 5 triliun. Investasi ini didukung oleh investor swasta.
"Ada di 13 lokasi, tiap lokasi ada 400 unit. Lewat dana swasta nanti, total-total Rp 5 triliun," ungkap Emil. (feb/feb)










































