Demikian diungkap Menko Perekonomian Darmin Nasution yang didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung usai rapat kabinet terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/6/2016).
"Delapan puluh enam proyek dari 225 sudah mulai pada tahap pelaksanaan. Sedangkan sisanya 139 belum, masih perencanaan," terang Darmin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada 2016 akan ditandatangani lagi ada 15.500 mw untuk IPP, dan 3.750 mw untuk PLN dan seterusnya," ujar Darmin.
Darmin tidak menjelaskan lebih rinci soal proyek tersebut. Namun meliputi jalur kereta api, bandar udara (bandara), pelabuhan, sanitasi, kawasan khusus, bendungan dan lainnya. Proyek juga menyebar ke berbagai daerah di tanah air.
"Saya sudah bilang, dari rel kereta, pelabuhan, bandara. Apa saja disebutkan," pungkasnya. (ang/ang)










































