Salah satu titik OP yang dipilih oleh PD Pasar Jaya adalah Pasar Jaya Johor Baru. Sama dengan Pasar Gondangdia yang sebelumnya dipantau oleh detikFinance, di lokasi ini juga mengalami antrian yang cukup panjang dari jam 08.00 pagi awal dibukanya Pasar Murah ini.
"Respon masyarakat 4 hari ini luar biasa, ternyata apa yang kita buat menyentuh kepada masyarakat bawah, mereka sangat membutuhkan apa yang kita jual. Terbukti sampai dengan hampir jam 11 ini semua sudah hampir habis," kata Manajer Area Pasar Jaya Jakarta Pusat, Yohanes, di Pasar Johor Baru, Jakarta, Selasa (07/06/16).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menjelang lebaran ini ada beberapa komoditas yang harganya tinggi sekali. Misalnya daging. 2-3 hari sebelum puasa sudah menginjak angka 120. Nah sekarang kita lakukan operasi pasar di 20 titik. Mulainya dari jam 8 pagi sampai jam 1 siang. Kita sesuaikan sama kondisi teman-teman di lapangan juga selama puasa. Dan kita lihat juga ketersediaan pasokan. Tapi yang jelas pasokan selalu ada. Nah yang selalu habis duluan itu daging, bawang merah, sama gula," tambahnya.
Dari pantauan detikFinance di Pasar Johor Baru, stokk komoditas pangan yang dijual, tersisa 8 kilogram daging sapi sop, 2 kardus cabai merah, beberapa kilogram tepung terigu, beras dan minyak goreng. Sementara untuk daging sapi baik yang paha depan maupun paha belakang, daging ayam, dan gula pasir sudah habis terjual sejak jam 10 pagi tadi.
"Bawang udah lama habis, Mas. Di dalam jualnya mahal soalnya. Kemarin di pasar harganya masih Rp 40.000. Kalau cabai mungkin karena orang nggak suka pedas. Bulan puasa banyakin makan buah aja," kata salah seorang pembeli di lokasi yang sama. (hns/hns)











































