Pengusaha Pastikan Kesiapan Pasokan Barang di Bulan Puasa dan Lebaran

Pengusaha Pastikan Kesiapan Pasokan Barang di Bulan Puasa dan Lebaran

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Selasa, 14 Jun 2016 10:58 WIB
Pengusaha Pastikan Kesiapan Pasokan Barang di Bulan Puasa dan Lebaran
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan kesiapan pasokan barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa, menjelang hari raya lebaran dan pasca Lebaran 2016.

Kalangan dunia usaha juga berkomitmen untuk membantu pemerintah menstabilkan harga pangan.

"Bulan puasa dan Lebaran adalah momen besar yang perlu perhatian khusus. Kita berharap kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat umum untuk menghadapi momentum tersebut bisa dipenuhi dengan baik dan lancar. Tentunya para pelaku usaha sangat memperhatikan kepastian pasokan barang, sehingga masyarakat tidak perlu merasa panik," ungkap Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani, dalam keterangan tertulis, Selasa (14/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, masyarakat harus bisa lebih bijak menghadapi situasi dan tidak terjebak oleh permainan spekulan. Menghadapi bulan puasa dan Lebaran, para pelaku usaha justru berlomba untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Banyak pengusaha memberikan harga promosi, memberikan potongan harga hingga merancang paket-paket khusus untuk lebaran.

Rosan menyatakan, pihaknya akan memberikan teguran dan mengingatkan pengusaha yang spekulatif mengeruk keuntungan dengan memanfaatkan kenaikan permintaan (demand) selama bulan puasa dan Lebaran.

"Pengusaha boleh untung, tapi yang wajar saja. Masyarakat yang akan merayakan Lebaran jangan dibuat susah," kata Rosan.

Dia juga mengatakan, kalangan dunia usaha berkomitmen membantu pemerintah menstabilkan harga pangan. Kadin akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Bulog untuk memastikan suplai kebutuhan pokok tetap terjaga, sehingga harga pangan tidak bergejolak di pasaran.

"Bukan saatnya mencari untung dengan menyusahkan pemerintah dan rakyat. Apalagi pemerintah telah komit menjaga inflasi agar daya beli terjaga," katanya.

Kadin, lanjut Rosan, merupakan induk organisasi pengusaha nasional yang memainkan peranan penting dalam menjaga stabilitas harga pangan, baik pengadaan bahan pangan di dalam negeri maupun impor.

"Dunia usaha wajib membangun rantai pasokan pangan yang efektif dan efisien dengan melibatkan para pelaku pasar secara proporsional dan seimbang," ujarnya.

Kadin juga berharap agar pemerintah secepatnya membenahi jalur distribusi barang, mulai dari hulu hingga hilir untuk menjamin ketersediaan pasokan serta stabilitas harga pangan.

"Jalur distribusi pangan perlu dibenahi untuk mencegah terjadinya lonjakan harga. Jika jalur distribusinya lancar, tentunya harga dan ketersediaan barang dapat terjaga," pungkas Rosan.

Kadin telah melakukan koordinasi dan himbauan agar Kadin Provinsi/Kota/Kabupaten bekerjasama dengan para Gubernur hingga Bupati untuk memonitor produksi pangan di daerah.

Selain itu, setiap daerah diharapkan dapat meningkatkan produksi komoditas strategis unggulannya untuk keamanan pasokan pangan. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads