Beberapa di antaranya bahkan membawa anaknya ikut serta mengantre. Ratusan orang yang didominasi ibu-ibu ini rela berpanas-panasan demi mendapatkan daging sapi segar yang dijual Rp 75.000/kg. Mereka khawatir tak bisa mendapatkan daging sapi segar tersebut.
Maimunah salah satunya. Saat ditemui detikFinance, warga Gang Mangga Besar, Pasar Minggu ini mengaku sudah datang untuk ikut mengantre sejak sekitar 30 menit, namun belum juga mendapatkan daging murah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Kendati demikian, dirinya mengaku kecewa tak bisa memborong daging murah tersebut, lantaran satu orang hanya diizinkan membeli maksimal 1 kg daging.
"Satu orang cuma boleh beli 1 kg saja. Kalau mau dapat banyak yah antre lagi dari awal, tapi kayak begini nguler-nguler panjang antrenya. Panas," tutur Maimunah.
Ibu rumah tangga lainnya, Dewi, mengaku membeli 2 kg daging sapi segar tersebut dengan membawa serta suaminya ikut mengantre. Dirinya mengaku memang sengaja datang untuk membeli daging di pasar murah yang juga menjual banyak sembako, juga dengan harga miring.
Daging sapi murah tersebut dijual oleh Artha Graha Peduli (AGP), lembaga CSR Artha Graha Network milik pengusaha Tomy Winata yang selama ini rajin menggelontorkan daging sapi murah di sejumlah tempat.
![]() |
"Ini dari daging yang kita potong semalam, totalnya ada 116 sapi yang kita sediakan, untuk di satu tempat ini saja. Soal kualitas daging memang kita campur semuanya dari satu sapi, jadi berbeda dengan yang di pasar yang sudah dipisah-pisah sesuai kualitasnya," kata Koordinator Pasar Murah AGP, Arviano Sahar.
"Semuanya daging segar, ada campuran lemak. Untuk jeroan, kepala, buntut nggak kita campur. Sudah bersih dari tulang," tambahnya lagi.
Menurut Arviano, pihaknya memang berencana membuka pasar murah terus-menerus sampai pasca Lebaran nanti. Khusus sapi segar, sampai hari ini AGP menyediakan 1.000 ekor sapi untuk disebar di Jabodetabek, dan akan ditambah sesuai kebutuhan.
"Kalau daging beku kita nggak terbatas, kan dari impor, harga sama Rp 75.000/kg. Ada ribuan titik di seluruh Indonesia, karena itu juga barengan dengan jual sembako," jelas Arviano.
Sebagai informasi, pasar murah tersebut merupakan satu dari 1.000 program Toko Tani Indonesia (TTI) yang baru saja diresmikan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. Selain AGP, pihak lain yang terlibat seperti produsen ayam, produsen minyak goreng, koperasi, kelompok tani, dan BUMN.
Beberapa komoditas pangan yang dijual TTI ini antara lain daging sapi Rp 75.000/kg, gula pasir Rp 12.000/kg, daging ayam Rp 30.000/kg, bawang merah Rp 23.000/kg, bawang putih Rp 22.000/kg, beras Rp 7.900/kg, dan minyak goreng Rp 9.500/liter. (drk/drk)













































