Mentan Rahasiakan Swasta yang Dapat Jatah Impor Daging Sapi

Mentan Rahasiakan Swasta yang Dapat Jatah Impor Daging Sapi

Muhammad Idris - detikFinance
Rabu, 15 Jun 2016 12:52 WIB
Mentan Rahasiakan Swasta yang Dapat Jatah Impor Daging Sapi
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Selain menugaskan BUMN, pemerintah ikut melibatkan perusahaan swasta dalam importasi daging sapi beku jenis secondary cut sebanyak 23.200 ton. Namun, tak dibuka siapa saja perusahaan swasta yang memperoleh jatah impor daging sapi beku.

Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, mengungkapkan pihaknya sengaja merahasiakan nama-nama perusahaan importir daging tersebut namun dirinya tak menjelaskan alasannya.

"Untuk daging rahasia. Nanti tidak ada berita buat besok," kata Amran singkat ditemui saat meresmikan Toko Tani Indonesia (TTI) Center di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (15/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Importir Daging Sapi (Aspidi), Thomas Sembiring, mengungkapkan ada kejanggalan pada perusahaan yang mendapatkan jatah kuota impor untuk stabilisasi harga saat puasa dan Lebaran.

Pasalnya, selama ini importir dilarang mengimpor daging jenis secondary cut. Importir hanya diizinkan untuk mengimpor daging prime cut yang harganya lebih mahal. Distribusi daging jenis prime cut pun terbatas pada hotel, restoran, dan katering.

Sementara, perusahaan-perusahaan swasta yang baru ditunjuk pemerintah tersebut, boleh mendatangkan daging sapi jenis secondary cut serta boleh menggelontorkannya di pasar becek.

"Kita selama ini dilarang impor daging secondary cut, hanya boleh jenis daging prime cut. Kita yang sudah lama pengalaman dengan impor daging impor tidak dilibatkan," kata Thomas kepada detikFinance beberapa waktu lalu.

"Saat pertemuan juga dengan Menteri Pertanian (Amran), kita juga tegaskan nggak punya peranan untuk turunkan harga, karena selama ini kami dilarang impor secondary cut. Kemudian tiba-tiba swasta lain boleh impor," tambahnya lagi.

Thomas berujar, penunjukan perusahaan-perusahaan swasta baru-baru ini tanpa proses yang dilakukan secara terbuka. Di sisi lain, importir anggotanya yang sudah berpengalaman lama di importasi daging sapi sama sekali tak diberi kesempatan.

"Ada apa ini? Apa ada permainan? Tiba-tiba ditunjuk perusahaan yang saya juga nggak tahu asalnya, mereka langsung dikasih izin impor, sementara kita dari dilarang impor. Artinya, pasti ada apa-apa di balik ini," tegasnya. (feb/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads