Follow detikFinance
Kamis, 16 Jun 2016 13:57 WIB

Berubah Total, Jalan Tol Kanci-Pejagan Kini Mulus Beraspal

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: Dana Aditiasari Foto: Dana Aditiasari
Jakarta - Masih ingat dengan tol Kanci-Pejagan? Jalan Tol Eks Bakrie yang terkenal rusak parah lantaran bergelombang dan banyak lubang. Saat ini, kondisinya sudah jauh berbeda. Lubang-lubang menganga yang sebelumnya terlihat, sebagian besar telah berganti jalan rata yang mulus.

Memang, sejak PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mengambil alih sebagian besar kepemilikan jalan tol sepanjang 35 km tersebut, proses perbaikan pun terus dilakukan.

Pekerjaan yang dilakukan sendiri dari mulai pembongkaran beton lama yang sudah rusak, pengecoran dan terakhir adalah pengaspalan.

Memasuki gerbang tol Mertapada, jalan mulus sudah mulai terasa. Pada bagian ini, tampak jalan yang beraspal hitam lengkap dengan marka jalan berupa garis putus-putus warna putih.



Pada kecepatan 100 km/jam, permukaan jalan cukup nyaman dilalui. Meski masih terasa seperti diayun naik-turun, namun kondisinya sudah jauh lebih nyaman ketimbang sebelum mengalami perbaikan.

Kondisi jalan mulus beraspal terus menghiasi perjalanan hingga ke penghujung Jalan Tol ini yang ditandai dengan gerbang tol Pejagan. Di gerbang tol ini, sudah tidak ada lagi transaksi pembayaran seiring dengan mulai diberlakukannya integrasi pembayaran jalan tol.



Jalan tol Kanci-Pejagan adalah bagian dari jaringan jalan tol Trans Jawa. Jalan tol yang dibangun pada 2008-2010 tersebut menghubungkan Kanci yang berada di Cirebon hingga Pejagan di Brebes, melintasi kota dan Kabupaten Cirebon, serta Kabupaten Brebes.

Jalan tol ini dimiliki dan dikelola oleh PT Semesta Marga Raya, semula merupakan anak usaha Bakrie Toll Road. Lalu pada November 2012, PT MNC Infrastruktur Utama mengakuisisi Bakrie Toll Road, dan secara otomatis seluruh jalan tol yang dikelola Bakrie Toll Road termasuk PT Semesta Marga Raya dikuasai penuh oleh perusahaan milik pengusaha Hary Tanoesoedibjo.



Pada September 2015, Waskita Karya mengambil alih sebagian besar kepemilikan saham PT Semesta Marga Raya. Proses akuisisi berbarengan dengan akuisisi dua Badan Usaha yang mengelola dua jalan tol lainnya, yakni PT Pemalang Batang Toll Road pengelola jalan Tol Pemalang-Batang, serta PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol, pengelola jalan Tol Pasuruan-Probolinggo.

Dalam perusahaan gabungan tersebut, Waskita menguasai 61,5% saham dan MNC Infrastruktur menguasai 38,5%. Menjelang akhir 2015, Waskita menambah porsi kepemilikannya di PT Waskita MNC Trans Jawa Toll Road, sehingga porsi yang dikuasai perusahaan konstruksi pelat merah ini menjadi 99,99%. (dna/drk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed