Ada Gangguan di Data Center, Menkeu: Saya Minta Maaf

Ada Gangguan di Data Center, Menkeu: Saya Minta Maaf

Maikel Jefriando - detikFinance
Jumat, 17 Jun 2016 19:19 WIB
Ada Gangguan di Data Center, Menkeu: Saya Minta Maaf
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Sistem layanan Teknologi Informasi Keuangan (TIK) pada Data Center (DC) dan Disaster Recovery Center (DRC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengalami gangguan dalam dua tahun terakhir. Penyebab dari gangguan ini adalah pasokan listrik dari PT PLN Persero, server dan aplikasi.

"Atas nama Kemenkeu kami mohon maaf sebesar-sebesarnya kerugian dari gangguan tersebut," ungkap Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (17/6/2016).

Hal ini membuat terjadinya gangguan Portal Indonesia National Single Window (INSW) berupa data tidak mengalir ke sistem CEISA (Customs-Excise Information System And Automation).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kerusakan sistem bisa ini merembet ke portal INSW. Terutama di bandara karena banyak arus barang. Pengaruh ke dwelling time dan aktivitas ekspor impor," ujarnya.

Upaya perbaikan dan antisipasi gangguan layanan yang saat ini telah dilakukan adalah perbaikan infrastruktur pendukung DC Kementerian Keuangan (Kemenkeu), peningkatan level layanan PLN dari Reguler ke Premium Silver kemudian menjadi Premium Platinum, penyempurnaan SOP untuk Business Continuity Plan (BCP) dan Disaster Recovery Plan (DRP), assessment menyeluruh terhadap semua perangkat pendukung di DC dan DRC Kemenkeu, serta monitoring dan evaluasi secara reguler.

"Saya menegaskan Staf Ahli Bidang Organisasi, Birokrasi dan Teknologi Informasi (Sahli OBTI), Susiwijono untuk mengawasi dan menangani persoalan ini," paparnya.

Dalam jangka menengah, Kemenkeu segera menyiapkan tambahan DC , untuk mewujudkan penyediaan 2 DC yang active-active guna memfasilitasi sistem layanan TIK Kemenkeu yang semakin banyak, dengan sifat real-time, zero-downtime, dan sangat kritikal.

"Kami komitmen berusaha ke depan tidak terjadi lagi dan kami lalukan perbaikan menyeluruh baik dalam jangka pendek dan panjang," pungkasnya. (mkl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads