Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 01 Jul 2016 15:38 WIB

Mendag: Pedagang Sekarang Mikir Dua Kali Naikkan Harga

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Juni sebesar 0,66%. Harga aneka produk makanan jadi penyumbang inflasi.

Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengaku Pemerintah telah berupaya selama ini untuk menurunkan harga pangan, termasuk dengan jaringan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang bertugas.

Kerja keras pemerintah mampu mengendalikan harga sehingga saat ini pedagang tak berani lagi mengambil untung terlalu besar.

"Saya kira dampak dari upaya pemerintah cukup signifikan menekan inflasi. Jadi misalnya jaringan TPID. Itu sangat giat dan itu jelas punya pengaruh ke pedagang-pedagang. Pedagang jadi mikir dua kali kalau menaikkan harga," ujarnya di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (1/7/2016).

"Artinya mencoba merubah pola pikir bagian dari revolusi mental. Jangan ambil jalan pintas. Jangan mau gampangnya aja dengan naikin harga. Dan yang lebih sulit adalah bagaimana mengurangi ongkos, supaya lebih efisien. Makanya pemerintah sangat efisien untuk mencoba mengefisienkan segala aspek perekonomian. Dari angkutan jangan sampai macet, pergudangan, pasar rakyat supaya tidak becek, bersih, lancar. Supaya distribusi lancar," imbuhnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution. Bahwasanya pemerintah telah berupaya untuk mengendalikan harga sehingga inflasi dapat dijaga.

"Kita selama dua bulan ini fight kendalikan inflasi. Kalau harganya ga naik, kamu malah khawatir konsumsinya nggak naik. Bahwa ada ekonomi melambat itu sudah lama, tapi di langkah lain ada upaya undang investasi. Saya nggak bilang nggak ada pengaruhnya. Ada, tapi nggak banyak. Tapi Kalau kita biarkan, pasti sudah naik," pungkasnya di lokasi yang sama. (feb/feb)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com