Dana yang dibutuhkan untuk keduanya adalah Rp 110 miliar.
"Pembangunan tahap 2 ini menyelesaikan apron, taxiway pesawat mau diperluas, juga ada gedung pemadam kebakaran untuk apron dan taxiway itu biayanya Rp 110 Miliar dananya itu termasuk dari yang perluasan total Rp 450 miliar semuanya," ujar General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Achmad Syahir, di kantornya, Sabtu (16/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada taxiway diperluas parking stand pesawat saat ini ada 6 pesawat jadi 9 pesawat jumlah pergerakkan perhari sekarang 46 bisa jadi 66 pergerakkan perhari sampai akhir tahun," kata Syahir.
Selain itu, AP II juga telah membuka slot penerbangan untuk rute Medan-Jambi juga Bandung-Jambi, namun ia belum bisa menyebutkan maskapai mana yang akan membuka rute tersebut.
"Kita open rencana rute Medan-Jambi direct selama ini transit ke Jakarta dulu, kemudian Bandung-Jambi juga udah kita kasih slot seminggu 3 kali juga. Maskapai belum boleh disebut tapi mereka lagi urus ke Kemenhub (Kementerian Perhubungan)," tutupnya.
(hns/hns)











































