Meski begitu Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Edi Sukmoro mengatakan permasalahan lahan ini akan selesai pada akhir Juli 2016, sehingga pembangunan prasarana kereta bisa segera dikebut.
"Kemarin saya dijanjikan akhir Juli itu kita bisa take off mengerjakan, kalau kerjaan yang lain tetap dikerjain lho ya tidak berhenti. Kuncinya tanahnya selesai," kata Edi kepada detikFinance, di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (15/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah dimenangkan kita kan tinggal menerima relas tinggal dibayar karena putusan kan final karena mereka sudah melakukan upaya terakhir diputus dan kita menang tinggal kita bayar. Kalau dia tidak dibayar uangnya dititipkan di pengadilan. Kalau itu terjadi target bapak Presiden tahun depan semester I menurut saya bisa tercapai karena kita sudah beli rolling stock-nya keretanya sudah kita beli, Bombardir sama INKA," ungkap Edi.
Edi lebih lanjut menambahkan apabila kereta bandara tersebut selesai maka banyak orang yang beralih menggunakan kereta. Alasannya, perjalanan dari atau ke Bandara Soetta saat ini susah diprediksi karena padatnya arus lalu-lintas kendaraan.
"Kalau itu ada feeling saya orang naik kereta karena padatnya Cengkareng, ketidakpastian waktu saya pikir orang prefer kereta," tutupnya. (feb/feb)











































