Pemerintah Bangun Rumah Khusus Warga Eks Timor Leste

Pemerintah Bangun Rumah Khusus Warga Eks Timor Leste

Edward Febriyatri Kusuma - detikFinance
Kamis, 04 Agu 2016 19:00 WIB
Pemerintah Bangun Rumah Khusus Warga Eks Timor Leste
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah intens membangun perumahan rakyat di kawasan perbatasan Indonesia dan Timor Leste. Perumahan itu dibangun khusus untuk masyarakat asli Belu, Atambua dan Eks Timor Leste.

Pantauan detikFinance, Kamis (4/8/2016) Kawasan Motaain di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk salah satu yang mendapat perhatian dari Pemerintah. Dalam blusukan ke Desa Silawan, Menteri PUPR Basuki Hadimujiono memastikan program sejuta rumah rakyat berjalan sesuai rencana.

"Ini bangunan rumah khusus bagi penduduk asli atau eks Timor Leste kurang lebih ada 215 rumah disini, 100 unit di lokasi Silawa," ujar Basuki di sela blusukannya.

Menurutnya program ini dalam pemerataan pembangunan infrastruktur khususnya di kawasan perbatasan antar negara. Selain di daerah Motain progam ini juga dilakukan di beberapa desa lainya.

"Nanti kita lihat di desa Dua Laos, dan Vatuteki," paparnya.

Sebagaimana diketahui PUPR telah menganggarkan dana Rp 244,34 miliar, sejumlah kegiatan pengembangan kawasan mulai dilakukan sejak 17 Desember 2015, dan diharapkan rampung pada September 2017 mendatang.

"Kita melayani program nawacita kita kerjakan mulai perbatasan pulau terluar hingga mulai perbatasan. Selama ini kurang dapat perhatian," paparnya

Basuki mengatakan program ini bekerja sama dengan REI dan beberapa Bank di daerah. Setiap tahunnya ditargetkan sejuta rumah di setiap provinsi khususnya wilayah perbatasan.

"Progresnya bagus. Semua pembangunan sejuta rumah dibangun termasuk funiture, air, dan listrik. Sehingga langsung dapat dihuni untuk buruh industri, nelayan, pns dan karyawan swasta," pungkasnya. (edo/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads