Agustus Deflasi 0,02%, Sri Mulyani: Permintaan Melemah

Agustus Deflasi 0,02%, Sri Mulyani: Permintaan Melemah

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 01 Sep 2016 21:00 WIB
Agustus Deflasi 0,02%, Sri Mulyani: Permintaan Melemah
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada Agustus 2016 tercatat deflasi sebesar 0,02%. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai deflasi memang merupakan kabar positif.

Akan tetapi, bila dilihat lebih dalam, maka ada sisi yang harus diwaspadai.

"Walaupun itu positif, kita tetap dalam tone waspada. Deflasi bukan karena harga turun, tapi permintaan melemah," ungkap Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (1/9/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Permintaan yang menurun dikarenakan kondisi pasca lebaran. Di mana masyarakat mulai menahan kembali pengeluaran, setelah merealisasikan belanja yang cukup besar sebelum lebaran.

"Kalau deflasi karena habis lebaran itu biasanya musiman. Karena rakyat setelah keluarkan banyak saat lebaran, terus sekarang konsolidasi lagi," tukasnya.

BPS mencatat, Sepanjang Agustus 2016 dilaporkan terjadi deflasi 0,02%. Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, ada 2 kelompok yang mengalami penurunan harga, yaitu bahan makanan serta kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan. (mkl/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads