Pertumbuhan Penjualan Ritel RI Tercepat se-Asia Pasifik
Selasa, 29 Mar 2005 09:52 WIB
Jakarta -
Pertumbuhan penjualan ritel Indonesia pada semester I 2005 diprediksi mencatat angka yang terbesar se-Asia Pasifik. Diperkirakan pertumbuhan panjualan ritel Indonesia akan tumbuh 16,9 persen (year on year) atau sebesar Rp 166 triliun. Demikian prediksi ritel MasterIndeks yang dikeluarkan oleh MasterCard International, Selasa (29/3/2005). Prediksi ini biasanya dikeluarkan MasterCard 2 kali dalam setahun yakni pada Juni dan Desember. "Indonesia adalah pasar yang ulet dan telah menunjukkan pertumbuhan penjualan ritel yang kuat dalam rangkaian prediksi terakhir. MasterIndeks Ritel yang terakhir mengindikasikan, kekuatan Indonesia terus berlanjut. Tanda-tanda ini baik untuk para peritel dan sektor jasa," kata vice president dan country manager MasterCard Indonesia, Vadyo Munaan.Dalam MasterIndeks yang meliputi 12 negara ini, hampir semuanya menunjukkan pertumbuhan ritel yang positif. Berikut urutan pertumbuhan ritel setelah Indonesia yakni Cina (12,75 persen atau 2,85 triliun Yuan), Thailand (12,3 persen atau 1.059 miliar Baht), Malaysia (8,9 persen atau 30 miliar Ringgit), Hong Kong (8,7 persen atau HK$ 99 miliar), Filipina (8,5 persen atau 331 miliar peso), Singapura (6,5 persen atau (SG$ 14,3 miliar), Selandia Baru (5,5 persen atau NZ$ 16,2 miliar), Taiwan (4,8 persen atau NT$ 1,519 miliar), Australia (4 persen atau A$ 85 miliar), Jepang (2,3 persen atau 56 triliun Yen) dan Korea (1,78 persen atau 64 triliun Won).Penasehat ekonomi Asia Pasifik MasterCard International Dr, Yuwa Hedrick-Wong mengatakan, revolusi konsumsi di Asia Pasifik terus terbentang luas selama tahun 2005, meski ada bencana tsunami, harga minyak dunia yang tinggi dan trend kenaikan suku bunga regional. Ia memperkirakan pertumbuhan ritel ini akan terus membaik selama tahun 2005 sejalan dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































