Penasehat infrastruktur dari jasa profesional PricewaterhouseCoopers (PWC) Indonesia, Julian Smith mengatakan, walaupun kenaikan ini menggambarkan kemajuan yang signifikan, tapi hasil tersebut masih di bawah target pertumbuhan sebesar 63%.
"Pembangunan infrastruktur masih kurang meyakinkan. Tapi ada optimisme dari pemerintah, sehingga outlook infrastruktur ke depan masih akan tinggi," ujar dia dalam paparannya di acara diskusi Indonesian Infrastructure di Fairmont Hotel, Jakarta, Selasa (11/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun masih ada beberapa hal yang menurutnya perlu diperhatikan oleh pemerintah bisa mensukseskan program infrastruktur di Indonesia, di antaranya :
1. Perbaikan iklim investasi secara terus menerus
2. Koordinasi yang lebih baik secara internal dan antar lembaga pemerintah
3. Berkurangnya ketergantungan pada BUMN dan memanfaatkan pendanaan sektor swasta
4. Pelatihan dan motivasi karyawan berkeahlian untuk mengelola proyek
5. Penyederhanaan dan perbaikan proses pengadaan tanah
6. Alokasi anggaran yang lebih besar untuk LMAN, lembaga pengadaan tanah yang baru
Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah agar investor mau berinvestasi di Indonesia. Seperti di bidang bandara. Pasar memerlukan kejelasan atas strategi pemerintah untuk memperluas kapasitas bandara dan bagaimana pasar dapat berpartisipasi.
"Termasuk model investasi PPP yang sederhana dan keterbukaan yang lebih baik terhadap partisipasi sektor swasta sehingga proyek dapat dilaksanakan dengan cepat," tandasnya. (ang/ang)











































