Mengintip Kapal Pesiar yang Ditumpangi Rini dan Bos-bos BUMN di Labuan Bajo

Mengintip Kapal Pesiar yang Ditumpangi Rini dan Bos-bos BUMN di Labuan Bajo

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jumat, 28 Okt 2016 13:32 WIB
Mengintip Kapal Pesiar yang Ditumpangi Rini dan Bos-bos BUMN di Labuan Bajo
Foto: Ardan Adhi Chandra
Labuan Bajo - Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) sejumlah BUMN, Menteri BUMN Rini Soemarno mengajak jajaran direksi BUMN untuk merayakan HUT tersebut di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Perayaan HUT beberapa BUMN juga dibarengi dengan pemberian bantuan senilai Rp 14,3 miliar dari 32 BUMN.

Rini beserta jajaran direksi BUMN sedari pagi melakukan kunjungan ke Pulau Padar dari Pelabuhan Labuan Bajo. Rini beserta jajaran direksi BUMN mengunjungi Pulau Padar menggunakan kapal pesiar Bounty Cruise berwarna kuning.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengintip Kapal Pesiar yang Ditumpangi Rini dan Bos-bos BUMN di Labuan BajoFoto: Ardan Adhi Chandra

Kapal pesiar tersebut disewa dari Bali dan memiliki ukuran 44 x 16 meter. Kapal pesiar yang umumnya disewa oleh rombongan wisatawan mampu menembus kecepatan rata-rata 30 kilometer (km) per jam.

"Ukurannya 44 x 16 meter, ini dari Bali. Kalau kecepatan bisa 30 km per jam, tapi biasanya mereka minta 20 km per jam," kata Sulistyo salah seorang awak kapal kepada detikFinance di Pulau Komodo, Labuan Bajo, NTT, Jumat (28/10/2016).

Mengintip Kapal Pesiar yang Ditumpangi Rini dan Bos-bos BUMN di Labuan BajoFoto: Ardan Adhi Chandra

Kapal pesiar berwarna kuning ini memiliki kapasitas penumpang 600 orang. Di dalam kapal tersebut juga tersedia berbagai fasilitas hiburan, mulai dari karaoke, pertunjukan musik, hingga cafe.

"Fasilitasnya banyak, ada karaoke, live music, traditional music, tari tradisional, cafe, juga toilet," tutur Sulistyo.

Mengintip Kapal Pesiar yang Ditumpangi Rini dan Bos-bos BUMN di Labuan BajoFoto: Ardan Adhi Chandra

Disinggung mengenai harga sewa kapal pesiar, Sulistyo tidak mengetahui secara pasti berapa besarannya. Dirinya hanya menjalankan tugas untuk melayani penumpang.

"Kalau harga sewa nggak tahu. Ini kan punya I Gde Wiratha," tutup Sulistyo.

Mengintip Kapal Pesiar yang Ditumpangi Rini dan Bos-bos BUMN di Labuan BajoFoto: Ardan Adhi Chandra
(drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads