Mencari pekerjaan sudah tidak perlu melihat berbagai iklan di koran, dan tidak perlu datang door to door ke sebuah perusahaan yang ingin kita lamar, atau bahkan repot mengikuti berbagai kegiatan seperti jobfair di berbagai tempat.
Hanya dengan duduk manis di depan komputer, juga dengan memakai gadget, maka para pencari kerja hanya perlu mengunjungi situs atau aplikasi pencari kerja. Dengan mudahnya para pencari kerja akan dapat terhubung secara langsung dengan berbagai perusahaan, secara gratis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Industi Keuangan Non Bank Syariah OJK Moch. Muchlasin menjelaskan, data yang yang diberikan oleh para pencari kerja secara gratis tersebut lah yang menjadi salah satu sumber keuntungan dari situs pencari kerja.
"Data yang diberikan akan dijual oleh situs pencari kerja kepada perusahaan yang mencari kualifikasi tertentu. Misalnya ada perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Dia minta kualifikasi khusus, lalu situs pencari kerja segera memberikan data yang dibutuhkan," kata Muchlasin di Hotel Aston, Bogor, Sabtu (12/11/2016).
Muchlasin mengatakan, setiap data yang diterima oleh situs pencari kerja dapat dihargai hingga Rp 500 ribu.
"Misalnya untuk situs pencari kerja, 1 CV bisa mencapai Rp 500 ribu. Misalkan saja ada data 30 juta pencari kerja, ya itulah value-nya," papar dia. (ang/ang)











































