"Ada beberapa yang dimasukkan strategis nasional yang baru. Ini proyek seperti di Yogya-Magelang rel kereta api. Di luar 225 (proyek strategis nasional yang sudah ditetapkan). Kita belum bisa konfirmasi, kita masih lakukan inventarisir. Kita masih lagi mulai untuk mengajukan," katanya ditemui di Graha CIMB, Jakarta, Rabu (16/11/2016).
Menurut Budi, pihaknya masih melakukan kajian menyeluruh sebelum proyek jalur kereta Magelang-Yogyakarta diusulkan ke Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diungkapkannya, selain proyek jalur kereta menuju Candi Borobudur tersebut, pihaknya juga tengah mengkaji untuk mengusulkan proyek lainnya untuk jadi proyek strategis, seperti kereta cepat Jakarta-Surabaya.
"Banyak kementerian yang mengusulkan proyek strategis nasional. Ya kita akan me-review," tutupnya. (ang/ang)










































