Ini Kata TNI AU Soal Rencana Menhub Kembangkan Bandara Gading

Ini Kata TNI AU Soal Rencana Menhub Kembangkan Bandara Gading

Sukma Indah Permana - detikFinance
Senin, 21 Nov 2016 17:52 WIB
Ini Kata TNI AU Soal Rencana Menhub Kembangkan Bandara Gading
Foto: Sukma Indah Permana
Yogyakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya menyampaikan rencananya untuk menjadikan Bandara Gading sebagai pendukung pariwisata di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Menanggapi hal itu, Danlanud Adisutjipto menunggu komunikasi dan koordinasi pihak Kemenhub terkait rencana itu.

"Harus dilihat dulu MoU berkaitan dengan stakeholder. Komunikasi (Mabes TNI AU dengan Menhub) belum ada sampai saat ini," ujar Danlanud Adisutjipto Marma TNI Novyan Samyoga.

Hal ini disampaikan Samyoga dalam jumpa pers yang digelar di kantornya di Lanud Adisutjipto, Sleman, Senin (21/11/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Samyoga menjelaskan, Lapangan Terbang Gading merupakan aset TNI AU berdasarkan Surat Hak Penempatan (SHP) No 3 Tahun 1989 atas nama Dephankam seluas 426,120 meter persegi dan SHP No 17 tahun 1987 atas nama TNI AU seluas 1.042 meter persegi.

Saat ini lapangan terbang yang berada di Kecamatan Playen, Gunungkidul tersebut digunakan untuk kegiatan terbang layang Akademi Angkatan Udara (AAU), aeromodelling, dan kegiatan riset.

"Untuk aeromodelling untuk riset. UGM melaksanakan latihan kapal terbang di sana. Lapan juga latihan di Gading, tapi 100 persen punya TNI AU," ulasnya.

Dalam pengembangannya, berdasarkan Naskah Kesepakatan Bersama Antara TNI AU dengan Pemda Provinsi DIY tentang Pengembangan Landasan TNI AU Gading Gunungkidul DIY Nomor NKB/16/IX/2003 bandara tersebut digunakan sebagai auxiliary field untuk mengurangi kepadatan air and ground di Bandara Adisutjipto.

"Dulu idenya, di sini (Bandara Adisutjipto) padat, sehingga penerbangan TNI AU akan dilaksanakan di sana (Lapangan terbang Gading). Tapi pada perjalannya di sana nggak berkembang, kepadatan di sini meningkat. Maka dibangunlah Bandara di Kulon Progo," kata Samyoga.

Sedangkan berdasarkan Surat Menteri Perhubungan kepada Gubernur Provinsi DIY B.10/AY.106/MPBH tanggal 6 Februari 2004 tentang pembangunan Gading yang berisi, dua poin.

Poin pertama Dephub mendukung pembangunan Gading sebagai tempat latihan pendidikan penerbangan TNI AU. Kedua, untuk merealisasikannya masih diperlukan MoU antara Departemen Perhubungan, Pemprov DIY dan TNI AU.

Pengembangan yang masih belum terlaksana, kata Samyoga yaitu menjadikan Lapangan Terbang Gading dapat dikembangkan sebagai lapangan udara perintis, atas koordinasi dengan Mabes TNI AU.

"Mungkin yang dimaksud Menhub adalah poin yang ketiga. Tapi harus koordinasi dulu dengan Mabes TNI AU. Saya adalah yang pertama akan memberi rekomendasi ke pemilik Aset (Mabes TNI AU)," tuturnya. (sip/dna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads