"Kita bahas peningkatan produksi pertanian melalui pengembangan sumber-sumber air dan alat mesin pertanian, serta peningkatan akses modal bagi petani," jelas Jokowi, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/12/2016).
Jokowi menjelaskan, porsi anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana di Kementerian Pertanian (Kementan) mencapai 60%. Tahun depan diperkirakan naik menjadi 70% atau Rp 16,6 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Salah satu contohnya adalah ada luas lahan persawahan 8,1 juta hektar, namun baru 4,1 hektar yang teraliri air irigasi. Itu pun masih perlu diperbaiki lagi," paparnya.
Jokowi juga menyebutkan lahan tidur di dalam negeri mencapai 11 hektar. Ia meminta Kementerian/Lembaga terkait agar segera memberikan solusi.
"Saya juga minta lahan tidur yang mencapai 11, 7 juta hektar segera bisa dimanfaatkan. Selain itu untuk peningkatan produksi pertanian saya juga minta dilakukan pengembangan alat mesin pertanian serta tingkagkan akses modal petani dengan skema KUR," pungkasnya. (mkl/wdl)











































