Penghargaan tersebut diserahkan hari ini yang diserahkan oleh CEO SkyTrax, Edward Plaisted dan diterima langsung Direktur Utama Garuda Indonesia, M Arif Wibowo. Acara tersebut digelar di Gallery Garuda Indonesia, Senayan City, Jakarta Pusat.
Sebelumnya, pada bulan Agustus 2016 Ialu SkyTrax secara resmi mengumumkan bahwa Garuda Indonesia berhasil menempati peringkat petama sebagai maskapai yang paling dicintai di dunia dengan tingkat kepuasan sebesar 85% di antara Iebih dari 420 maskapai di seluruh dunia yang masuk dalam survei SkyTrax tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penghargaan yang kami peroleh pada hari ini tentunya sangat membanggakan bagi kami, namun sekaligus juga merupakan tantangan bagi kami untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik secara konsisten sehingga dapat memberikan kenyamanan lebih bagi para pengguna jasa kami", kata Arif di Senayan City, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2016).
Arif menyebut pencapaian tersebut merupakan wujud dari hasil komitmen dan kerja keras seluruh karyawan Garuda dalam memberikan layanan terbaik bagi para pengguna jasa. Tantangan selanjutnya adalah bagaimana mempertahankan gelar tersebut pada tahun berikutnya.
Foto: Yulida Medistiara |
"Ini menjadi satu bagian penting yang tidak terlepas dari kerja sama ribuan karyawan yang telah menciptakan Garuda Indonesia yang memiliki trend yang semakin kuat bahwa kita memiliki kredibilitas yang harus dijaga karena menjaga lebih berat," imbuhnya.
Ia menyebut penghargaan tersebut akan memberikan berbagai terobosan Iayanan dan inovasi terbaru yang di harapkan dapat terus meningkatkan kepuasaan pengguna jasa dalam menggunakan Iayanan penerbangan Garuda khususnya yang mengedepankan keramahtamahan khas Indonesia melalui konsep layanan Garuda Indonesia Experience.
Penghargaan "The Most Loved Airline" dilakukan melalui penilaian tingkat kepuasan ini berdasarkan 8 kategori, yaitu kenyamanan tempat duduk, pelayanan pada saat terbang, makanan yang disediakan, hiburan yang diberikan, ketersediaan WIFI, pelayanan maskapal di bandara hingga harga tiket. Selain kategori ini, SkyTrax juga menjadikan berbagai testimoni para penumpang sebagai tambahan penilaian.
Dalam penilaian ini, SkyTrax tidak hanya menggunakan rating yang diberikan konsumen pada situsnya, tetapi melihat berbagai jenis ulasan yang diberikan. SkyTrax juga hanya menilai maskapai dengan banyaknya ulasan kepuasan dari para konsumen.
Sementara itu, CEO SkyTrax, Edward Plaisted mengatakan pencapaian Garuda Indonesia tersebut merupakan wujud dari keberhasilan Garuda Indonesia daiam menerapkan standar layanannya. Penghargaan ini melihat tingkat kepuasan konsumen kepada maskapai dunia.
"Kita ingin melihat sesuatu yang sangat fokus ke customer, tentang kepuasan, apa yang mereka suka dan cintai, ini adalah reflection yang direction ke pengunjung," kata Edward.
Inovasi dan konsistensi akan terus dilakukan Garuda dalam pencapaian penghargaan tersebut terhadap armada-armada terbaru yang dioperasikan.
"Garuda Indonesia saat ini menawarkan kelas Bisnis yang dilengkapi dengan fasilitas tempat duduk yang dapat direbahkan hingga 180 derajat (flat-bed seating) dan kelas Ekonomi dengan jarak antar kursi hingga 32 -34 inci. Para penumpang iuga dapat merasakan layanan First Class dan Business Class dengan standar layanan bintang lima melalui armada 777-300ER terbarunya," ujar Plaisted.
Sejak bergabung menjadi salah satu anggota aliansi global SkyTeam pada bulan Maret 2014 lalu, Garuda Indonesia bersama dengan 19 anggota SkyTeam yang lain melayani penerbangan ke 1,052 kota tujuan di 177 negara, dengan total penerbangan mencapai 16,323 penerbangan setiap hari. Di samping ltu, para pengguna jasa Garuda Indonesia juga dapat memanfaatkan 629 lounges anggota SkyTeam di seluruh dunia. (ang/ang)












































Foto: Yulida Medistiara