Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 15 Des 2016 11:17 WIB

Kementan: Tak Ada Lagi Impor Jagung di 2017

Muhammad Idris - detikFinance
Foto: Muhammad Idris-detikFinance Foto: Muhammad Idris-detikFinance
Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) kembali menegaskan bahwa impor jagung ditutup 2017. Jagung impor ini sebagian besar diperuntukkan untuk kebutuhan bahan baku industri pakan ternak.

Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementan, Dwi Suwari, mengungkapkan pihaknya sudah menghitung bahwa kebutuhan pakan ternak bisa tercukupi dari produksi lokal yang tahun ini diperkirakan sebesar 21 juta ton.

"Kita tambah fasilitas untuk bantuan benih dan pupuk sebesar 3 juta hektar lahan, dari sebelumnya hanya untuk 4.000 hektar. Impor jagung di 2017 sudah nggak ada lagi. Jadi sudah tak ada lagi keraguan, tidak diperkenankan lagi jagung impor," ucap Dwi seminar Tantangan dan Peluang Agribisnis 2017 di Hotel Santika, Jakarta, Kamis (15/12/2016).

Diungkapkannya, Kementan juga meminta pengusaha pakan ternak juga ikut membina petani jagung agar produksi dan kualitasnya bisa diterima.

"Pemerintah sudah fasilitasi benih dan pupuk. Pengusaha harap bisa ikut kawal dan awasi ini. Jadi fasilitas pemerintah ini harus optimal. Kita MoU dengan 41 pabrikan ternak. Karena ini bukan hanya tanggung jawab kami saja," ujar Dwi. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed