Garuda dan Citilink Bidik Angkut 40,4 Juta Penumpang Tahun Depan

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Selasa, 20 Des 2016 19:12 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dan anak usahanya PT Citilink (Persero) membidik pertumbuhan jumlah penumpang sebanyak 13% dari tahun ini, sebesar 40,4 juta penumpang. Jumlah ini terdiri dari 27 juta penumpang untuk Garuda dan Citilink 13,4 juta penumpang.

Tahun ini sendiri, jumlah penumpang Garuda dan Citilink mencapai 33 juta penumpang, dengan target rata-rata kapasitas terisi 76%. Direktur Utama Garuda Indonesia, Arif Wibowo mengaku optimis akan jumlah tersebut lantaran bertumbuhnya jumlah penumpang dari berbagai destinasi.

"Tahun depan kita akan tumbuh sekitar 13 % kapasitasnya. Garuda 27 juta, citilink 13,4 juta. Jadi 40,4 juta," katanya saat ditemui usai rapat di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (20/12/2016).

"Kita lihat China tumbuh, middle east tumbuh, domestik tumbuh. China akan tumbuh sekitar 50%, middle east 21%, wilayah timur 12%, wilayah barat domestik 9%. Jadi saya kira tahun depan, traffic akan meningkat secara baik," tambahnya.

Target ini juga telah mengasumsikan kenaikan harga bahan bakar sebesar Rp 50 sen per liter.

"Itu kita asumsi fuelnya 50 sen per liter, dan currencynya sekitar 3.500. Sekarang kan masih 46-an, tahun depan saya taruh 50 sen," jelas dia.

"Penghematan juga masih jalan, terutama overhead cost kita lakukan, automasi dan sebagainya," pungkasnya. (dna/dna)