Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan, di negara maju masyarakatnya lebih sadar akan investasi. Sehingga mereka bisa bekerja sedikit lebih santai.
"Di negara maju itu orangnya bisa santai menikmati tapi uang dan asetnya bekerja keras dipakai untuk investasi," jelas Sri Mulyani di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (23/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau di Indonesia orangnya kerja keras asetnya tidur ditaruh di bawah bantal," kata Sri Mulyani.
"Mindset-nya beda, kita lebih banyak 85% tujuannya kumpulkan uang belanja," tambah Sri Mulyani.
Padahal, jika masyarakat Indonesia melek investasi, aset yang mereka miliki baik berupa uang, tanah, dan bangunan bisa membuat diri mereka lebih sejahtera. Mereka tidak lagi bekerja ekstra keras jika mampu mengelola aset yang dimiliki menjadi lebih produktif.
"Bayangkan kalau itu terjadi, maka rakyat Indonesia bisa menikmati kemakmuran itu," tutup Sri Mulyani. (drk/drk)










































