Respon Keluhan Pengusaha, Mendag Sidak Tanjung Priok

Respon Keluhan Pengusaha, Mendag Sidak Tanjung Priok

- detikFinance
Selasa, 12 Apr 2005 13:09 WIB
Jakarta - Menyusul banyaknya keluhan dari pengusaha tentang ekonomi biaya tinggi di pelabuhan maka Menteri Pedagangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Tanjung Priok untuk mendapatkan fakta."Depdag melihat dari segi pedagangan ekspor-impor yaitu mendengar keluhan dunia usaha tentang masalah-masalah yang dihadapi di pelabuhan. Inilah tahap awal mempelajari keluhan tersebut," kata Menteri Perdagangan Mari Pangestu saat Sidak di pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (12/4/2005).Keluhan para pengusaha adalah Terminal Handling Cost (THC), pungutan-pungutan lain dan dari segi lambatnya waktu clearing barang. "Kita lihat terminal handling cost itu berat atau tidak. Kalua eksportir besar dengan THC sekitar US$ 150 tidak akan keberatan tapi kalau eksportir kecil bagaimana," ujar Mari Pangestu.Dikatakannya Depdag sudah membuat data yang detil yang mengenai hambatan-hambatan yang ada seperti sistem, manajemen keseluruha pelabuhan dan teknologi. "Menurut saya teknologi disini yaitu di JICT lebih baik daripada pelabuhan konvensional. Memang pelabuhan kita dari segi cost manajemen kalah bersaing dengan negara pesaing ," tegasnya."Disini kamai mencari data apa benar ada ekonomi biaya tinggi dan bila terbukti kami akan prioritaskan satu per satu sumber masalahnya. Menurut saya yang paling memberatkan pengusaha adalah waktu. Contohnya untuk clearing barang hanya 26 kontainer per jam. Ini sudah sebanding dengan Port Klang. Sedangkan pelabuhan konvensional rata-rata 18 kontainer per jam," tukas Mari.Disampiakan Mendag, berdasarkan benchmark secara kasar efisiensi pelabuhan di Indonesia juga belum baik dibandingkan negara pesaing. Mari Pangestu menawarkan solusi diantaranya clearing barang disterilkan yakni memisahkan antara kontainer antarpulau dengan kontainer ekspor-impor.Pada inspeksi mendadak (sidak) kali ini Marie mengecek gudang ekspor-impor serta sistem pemeriksaan kontainer manual dan hi-co scan x-ray double system dan mengecek ruang operasi pemeriksaan. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads