Harga Cabai Tinggi, Eks Dirut Bulog: Seharusnya Bisa Diantisipasi

Harga Cabai Tinggi, Eks Dirut Bulog: Seharusnya Bisa Diantisipasi

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 12 Jan 2017 18:02 WIB
Harga Cabai Tinggi, Eks Dirut Bulog: Seharusnya Bisa Diantisipasi
Foto: Imam Wahyudiyanta
Jakarta - Harga cabai rawit merah di beberapa wilayah masih tinggi di atas Rp 100.000/kg. Menurut mantan Dirut Perum Bulog, Sutarto Alimoeso, seharusnya pemerintah bisa mengantisipasi masalah ini sejak jauh hari.

Sebab, gejolak harga pangan biasa terjadi saat musim hujan.

"Ini sebenarnya tidak masuk akal kalau menurut pengalaman biasanya pemerintah sudah siap-siap, dan pada bulan-bulan begini akan terjadi shortage," kata Sutarto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah, sambung dia, seharusnya sudah mempersiapkan segala upaya untuk menghadapi penurunan produksi, baik cabai rawit merah maupun komoditas lainnya. Tidak hanya itu, menurut mantan Bos Perum Bulog ini, tingginya harga cabai rawit merah lantaran adanya oknum yang bermain.

"Begitu ada kegagalan sering sengaja dibesar-besarkan kemudian dimanfaatkan oleh pelaku bisnis nakal, termasuk pangan lain. Jadi sengaja dibuat isu, dibesar-besarkan, begitu besar ada yang bermain," jelasnya.

Sektor pertanian diakuinya banyak 'middle man' atau oknum yang memanfaatkan suatu momen, seperti halnya harga cabai.

"Di pertanian yang namanya middleman itu banyak, terlebih di situasi tertentu di lapangan pungli juga banyak, itu sebabkan akhirnya biasa juga tinggi," tandasnya.


(hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads