3 Provinsi Ini Sumbang 40,18% Ekspor RI di 2016

3 Provinsi Ini Sumbang 40,18% Ekspor RI di 2016

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 16 Jan 2017 15:25 WIB
3 Provinsi Ini Sumbang 40,18% Ekspor RI di 2016
Foto: Agus Setyadi
Jakarta - Neraca perdagangan pada Desember 2016 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat surplus US$ 990 juta. Nilai ekspor pada Desember 2016 tercatat sebesar US$ 13,77 miliar, sedangkan impor sebesar US$ 12,78 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto menyebutkan, ada 3 provinsi yang menyumbangkan angka ekspor terbesar sepanjang tahun 2016, antara lain Jawa Barat sebesar 17,81% atau US$ 25,73 miliar, Jawa Timur sebesar 12,71% atau US$ 18,36 miliar, dan Kalimantan Timur 9,66% atau US$ 13,95 miliar.

"Ekspor menurut provinsi barang agak mengkhawatirkan karena tergantung 3 provinsi ini, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur," jelas Suhariyanto dalam jumpa pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, Senin (16/1/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirinya menambahkan, perlu ada andil yang lebih dari provinsi lain untuk menyumbang angka ekspor. Sehingga pertumbuhan ekspor Indonesia bisa lebih tinggi lagi dan tidak hanya bergantung dari tiga provinsi tersebut.

"Tapi bahwa tiga provinsi ini menunjukan perlu ada upaya lebih keras dari provinsi-provinsi lainnya. Sehingga secara total berkontribusi terhadap total ekspor," kata Suhariyanto.

Ekspor Indonesia berdasarkan sektornya tercatat ekspor non migas menyumbangkan lebih dar 90,94% total ekspor sepanjang 2016. Dari sektor industri memberikan andil sebesar 76%, migas 9,06%, tambang 12,56%, dan pertanian 2,38%.

Selanjutnya, pangsa ekspor non migas Indonesia terbesar meliputi Amerika Serikat (AS) 11,94% sebesar US$ 15,68 miliar, China 11,49% sebesar US$ 15,10 miliar, dan Jepang 10,06% sebesar US$ 13,21 miliar. Sedangkan berdasarkan regional, Asia Tenggara sebesar 21,88% atau US$ 28,74 miliar dan Uni Eropa 10,97% atau US$ 14,41 miliar. (mca/mca)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads