Catat Rekor Baru, Defisit Perdagangan AS US$ 61 Miliar

Catat Rekor Baru, Defisit Perdagangan AS US$ 61 Miliar

- detikFinance
Rabu, 13 Apr 2005 10:41 WIB
Jakarta - Defisit perdagangan AS pada Februari 2005 mencatat rekor baru tembus US$ 61 miliar akibat melonjaknya impor. Posisi ini lebih buruk dengan kondisi November tahun lalu yang mencatat defisit US$ 59,3 miliar.Laporan defisit perdagangan AS pada Februari ini di luar perkiraan sebelumnya dimana berdasarkan hitungan Wall Street defisit perdagangan AS hanya akan mencapai sekitar US$ 59 miliar.Sementara itu Departemen Perdagangan AS merevisi angka defisit perdagangan pada Januari dari US$ 58,3 miliar menjadi US$ 58,5 miliar. Sedangkan defisit Februari merupakan angka terburuk sejak November lalu.Disebutkan bahwa defisit perdagangan AS ini terjadi karena impor melonjak 1,6 persen yakni mencapai US$ 161,5 miliar sedangkan ekspor relatif tidak bergerak yakni hanya tumbuh 0,1 persen menjadi US$ 100,5 miliar pada Februari 2005."Kondisi ini merefleksikan bahwa adanya penguatan konsumsi domestik dan kurang bersaingnya produk AS di pasar dunia," kata Ekonom dari IXIS Corporate and Investment Bank Marie-Pierre Ripert sebagaimana dikutip AFP, Rabu (13/4/2005)."Defisit perdagangan akan terus berlanjut secara signifikan pada bulan-bulan mendatang. Kita perkirakan defisit perdagangan akan mencapai US$ 715 miliar pada tahun 2005 ini naik dibandingkan tahun 2004 yang mencapai US$ 617 miliar," ujarnya.Impor migas mencatat kenaikan terbesar nomor dua pada Februari. Tetapi kenaikan impor ini tidak hanya terjadi pada minyak saja. Impor produk-produk nonmigas juga mencatat rekor baru yakni US$ 117,4 miliar. Impor kebutuhan rumah tangga seperti minuman, pakaian dan mainan naik 2 persen.Namun adanya berita baik di regional serta turunnya sensitivitas atas politik AS berhasil menekan defisit perdagangan AS terhadap Cina, dimana pada Februari defisit perdagangan AS dengan Cina turun menjadi US$ 13,9 miliar dibandingkan Januari yang tercatat US$ 15,3 miliar kendati impor tekstil dari Cina naik 9,8 persen menjadi US$ 2,08 miliar."Dalam dua bulan terakhir impor tekstil dari Cina naik 62,4 persen dibandingkan periode sama tahun 2004," demikian laporan Departemen Perdagangan AS. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads