RI Bisa Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura, Begini Caranya

RI Bisa Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura, Begini Caranya

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 21 Jan 2017 15:32 WIB
RI Bisa Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura, Begini Caranya
Foto: Hendra Kusuma/detikFinance
Bandung - Kementerian Pertanian (Kementan) membangun lahan pertanian di daerah perbatasan. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat melakukan kunjungan kerja ke Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (21/1/2017).

"Rencana kita ke depan, ada kebijakan pemerintah sekaligus arahan Bapak Presiden, bahwa menempatkan pasukan di perbatasan, kami sudah menempatkan duluan lahan swasembada perbatasan," kata Amran.

Dia mengatakan, pemerintah akan membangun 50 juta hektar lahan pangan di daerah perbatasan. Saat ini, pemerintah telah membangun lahan pangan di Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan Singapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, masyarakat perbatasan cuek bahkan tidak mengenal budaya cocok tanam, yang mengakibatkan banyak selundupan beras dan bawang dari Singapura masuk ke Kepulauan Riau.

"Tahun ini, tahun depan tikusnya dari Indonesia masuk ke Singapura. Caranya adalah sederhana, membangun lumbung pangan di perbatasan," tambahnya.

Sampai saat ini, 4.000 hektar lahan di Kepri sudah ditanami padi dan juga beberapa komoditas pangan. Hasil produk yang ditanam di daerah perbatasan ini akan langsung di ekspor ke negara tetangga.

"Nanti pasar kami adalah Singapura hanya lempar sudah ekspor, tidak usah angkut pakai kapal, karena lahannya di perbatasan, 5 langkah sudah ekspor, saingan kita hanya Pakistan, 11 jam sampai pakai kapal," jelasnya.

Tidak hanya Kepri, pemerintah juga telah membangun lumbung pangan di daerah Entikong yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

"ini adalah celah kesejahteraan, Kalau ada petani sejahtera di perbatasan, itu mimpi kita dan kita sudah memulai," jelasnnya. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads