Pengusaha RI: Semua Orang Membicarakan Trump Effect

Pengusaha RI: Semua Orang Membicarakan Trump Effect

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 26 Jan 2017 11:16 WIB
Pengusaha RI: Semua Orang Membicarakan Trump Effect
Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance
Jakarta - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P Roeslani mengatakan, seluruh dunia saat ini masih menunggu gerakan selanjutnya dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Kebijakan Trump yang anti mainstream dinilai semakin menambah ketidakpastian ekonomi dunia yang saat ini masih menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi.

"Kemarin saya ke Davos, semua orang membicarakan Trump effect. Semua melihat Trump adalah Presiden dari negara terbesar di dunia. Jadi setiap policy nya akan mempengauhi perkembangan negara-negara dunia termasuk Indonesia. Karena Amerika adalah salah satu partner dagang besar Indonesia," katanya dalam CIMB Niaga Economic Forum di Hotel Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, Kamis (26/1/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baru sepekan saja dilantik, Trump telah melakukan beberapa langkah yang radikal, mulai dari keluarnya AS dari Trans Pacific Partnership (TPP), hingga pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko.

"Tentunya banyak disampaikan, kebijakan Trump akan membuat Fed Fund Rate naik sampai tiga kali. Sehingga bisa menyebabkan penguatan dolar. Tentu kita harus melihat ini apa opportunity-nya," tambahnya.

Meski juga akan dipengaruhi oleh kebijakan-kebijakan negara besar dunia seperti AS, Indonesia sendiri dipercaya masih bisa tumbuh lebih baik dibanding mayoritas negara-negara di dunia.

"Di lain sisi pertumbuhan kita diperkirakan 5,1-5,3%. Banyak yang bilang itu tidak bagus dan tidak jelek. Tapi kalau dilihat dari semua posisi yang ada, mungkin 5% adalah pertumbuhan yang sudah sangat bagus yang juga kita akan alami beberapa tahun ke depan," pungkasnya. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads