"Direncanakan operasi April 2017," kata Kepala Bidang Investasi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Sudiro Roy, kepada detikFinance di Jakarta, Senin (30/1/2017).
Proyek ini telah dimulai pengerjaannya sejak 9 September 2015 lalu, pasca dilakukannya penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) pada 4 September 2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, ruas tol ini menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digenjot pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2016 yang ditandatanganinya pada 8 Januari 2016.
Adapun Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengerjakan proyek tol senilai Rp 1,5 triliun ini adalah, konsorsium PT Citra Marga Lintas Jabar yang sahamnya dimiliki bersama-sama oleh PT Cipta Marga Nusaphala Persada (65%), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) (25%), dan PT Jasa Sarana (10%).
Tersambungnya Soreang dan Pasir Koja dipercaya dapat mempermudah akses keluar masuk barang dan orang menuju dan dari kabupaten Bandung dan Bandung, sehingga bisa mempercepat peningkatan pertumbuhan perekonomian di wilayah sekitarnya. (dna/wdl)











































