Konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Segera Dimulai

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Selasa, 31 Jan 2017 19:18 WIB
Foto: Muhammad Idris
Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) akan menggarap proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Jakarta-Bandung yang tergabung dalam Pilar Sinergi BUMN Indonesia dan juga Konsorsium BUMN China atau dikenal dengan PT KCIC.

Direktur Keuangan WIKA, Steve Kosasih mengatakan, dalam minggu ini konsorsium BUMN China untuk KCIC akan menandatangani kontrak pembangunan proyek ini dengan kontraktor Engineering, Procurement, and Construction (EPC).

"Untuk KCIC, kita lagi bahas tanda tangan kontrak EPC untuk kontraktor cina dalam bulan Februari ini," katanya dalam jumpa pers di Kantor Pusat WIKA, Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Dengan dilakukannya penandatanganan kontrak tersebut, maka pekerjaan konstruksi pun bisa segera dilakukan. Pasalnya pendanaan dari China Development Bank juga masih dalam proses finalisasi. Diharapkan proses ini juga akan rampung pada Februari mendatang sehingga segera mendapatkan dana segar untuk mendanai pembangunan proyek tersebut.

"Begitu oke, kemungkinan besar tanda tangan kontrak akan dilakukan Februari ini. Setelah itu, kita bisa mulai grow down (konstruksi) akhir bulan ini," ujar dia.

Sementara untuk pembebasan lahan, kata dia sudah mendekati angka 85%. Steve mengatakan, wilayah yang belum bebas lahannya hanya yang menuju ke Bandung. Sedangkan kendala lahan yang selama ini ada di area bandara Halim Perdana Kusuma menurutnya sudah dapat diselesaikan.

"Kita akan finalisasi bulan ini (pembebasan lahan). KCIC sudah menunjuk perusahan atau instansi yang khusus untuk bebasin lahan itu," ungkapnya.

"Yang belum bebas, yang mau nyambung ke Bandung. Dikit lagi yang mau ke Bandung ini belum. Sedangkan yang di Halim, besok itu ada kunjungan ke sana untuk finalisasi lahannya. Mana yang harus dilalui untuk realisasi. Karena sudah oke dengan TNI AU," tandasnya. (dna/dna)