"Secara umum kalau kita melakukan kajian, tiap ada pilkada pertumbuhan ekonomi dibantu karena konsumsi meningkat. Ini mendukung pertumbuhan ekonomi," ujar Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo dalam jumpa pers di Gedung Thamrin BI, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2017).
Dari segi nilai tukar rupiah terhadap penyelenggaraan pilkada, Agus menilai tidak ada ancaman yang berarti. Hal ini bisa terjadi karena kondisi pilkada di Indonesia terbilang aman dan stabil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pertumbuhan ekonomi di triwulan I-2017 bisa lebih baik dari triwulan IV-2016 lalu. Membaiknya pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2017 seiring membaiknya pertumbuhan ekspor Indonesia dan membaiknya konsumsi.
Dari pertumbuhan ekonomi, BI memproyeksikan di kisaran 5-5,4%. Sementara pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2017 mengarah ke titik tengah.
"Kalau dari range enggak ada perubahan, dari titik tengah tone-nya lebih positif. Di sekitar titik tengah, sebelumnya agak lebih ke bawah," kata Direktur Eksekutif Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Juda Agung. (mkj/mkj)











































