Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan hal tersebut tak lepas dari kenaikan harga komoditas, di mana harganya sudah mulai menunjukkan perbaikan karena mulai pulihnya ekonomi global.
"Kita melihat di tahun 2016 terutama di kuartal terakhir sudah ada penurunan dari negatif tren yang sebelumnya. Kita tentu berharap di tahun 2017 ini momentumnya akan terjaga. Terutama kalau melihat beberapa permintaan dari komoditas, apakah itu bahan baku seperti batu bara, kelapa sawit, sudah menunjukkan perbaikan," ujar Sri Mulyani di Universitas Diponegoro, Semarang, Kamis (16/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sri Mulyani melihat, perbaikan ekonomi dunia tersebut sudah mengalami tren yang positif dalam beberapa waktu terakhir, sehingga cukup untuk menggairahkan harga-harga komoditas.
"Tinggal kita harus melihat apakah momentum pertumbuhan ekonomi dunia terus terjaga. Ketidakpastian memang masih ada, namun ada semacam optimisme yang muncul," ungkap mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.
"Jadi kita melihat mungkin kita bisa dapatkan paling tidak yang seperti saya sebutkan, ekspornya slightly above zero, 0,2%," pungkas Sri Mulyani. (idr/hns)











































