Kementerian Pertanian (Kementan) menyambut baik penetapan tersangka baru itu. Bagi Kementan, melibatkan Bareskrim mengungkap permainan harga cabai rawit merah agar menjadi pelajaran bagi para pengepul.
"Saya imbau pengepul-pengepul besar janganlah memainkan harga, kasihan konsumen," ujar Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Spudnik Sujono, kepada detikFinance, Selasa (14/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementan mendeteksi ada 9 pengepul besar yang memainkan harga cabai rawit merah. Menurut Spudnik, para pengepul besar ini telah dipantau pergerakannya dalam mendistribusi cabai rawit merah oleh polisi.
"Semua petugas dipasang di pasar, semua pasar, dan mereka punya jaringan intelijen juga," ungkap Spudnik.
Spudnik berharap, dengan melibatkan Bareskrim, para pengepul yang selama ini memainkan harga cabai akhirnya sadar dan menghentikan aksinya selama ini.
Jika tidak, maka Polisi akan menindak tegas para pengepul itu.
"Mereka mestinya segera sadar, jangan memainkan harga. Kalau enggak, tetap jalan terus, disusuri terus. Ini juga sebagai pembelajaran, dan aliran cabai rawit merah akan terus dipantau," tegas Spudnik. (hns/wdl)











































