Menilik data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip Kamis (16/3/2017), impor minyak goreng yang masuk di sepanjang Januari-Februari tercatat sebesar 4.728 ton dengan nilai US$ 5,7 juta.
Volume impor ini naik jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016 di mana impornya sebesar 2.748 ton dengan nilai US$ 3,29 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara jika dirinci dari pintu masuknya, impor minyak goreng ini paling banyak masuk lewat Pelabuhan Tanjung Priok 2.008 ton, Tanjung Perak 1.057 ton, Belawan 1.027 ton, Tanjung Emas 160 ton, Sungai Guntung 5 ton, dan pelabuhan lainnya 19 ton. (ang/ang)











































