Direktur Utama PT Transmarga Jatim Pasuruan, Agus Purnomo mengatakan, jalan tol ini akan memperpendek waktu tempuh antar kota Surabaya-Banyuwangi. Waktu tempuh yang lebih singkat menjadi stimulus jalur logistik yang selama ini dibawa dari Pasuruan menuju Surabaya.
"Ini bisa mempercepat perpindahan dari Pasuruan bagian timur ke arah Surabaya. Karena ini kan jalur perekonomiannya menuju ke pusat ibukota provinsi. Jadi paling enggak mempercepat waktu distribusinya," katanya saat ditemui di ruas tol Gempol-Pasuruan, Pasuruan, Rabu (15/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini BUJT menargetkan seksi I sepanjang 14 km akan segera beroperasi sebelum Lebaran nanti tiba. Dengan dibukanya seksi ini, waktu perjalanan dari daerah Gempol menuju Rembang juga akan lebih cepat dibanding melewati jalan arteri biasa.
"Dibanding jalan nasional, pada waktu peak mungkin dia butuh 30-45 menit . Tapi kalau di tol, 10 menit mungkin sudah sampai. Jadi menghematnya sudah 20-30 menit," ungkapnya.
Agus menambahkan, dengan dibukanya seksi I juga bisa menjadi jalur alternatif bagi pengendara yang selama ini melewati perlintasan rel di Rembang.
"Kemarin ada kejadian luar biasa di mana perlintasan rel di rembang ini sempat rusak. Kurang lebih selama seminggu itu antrian bisa sampai 5 km lebih. Seandainya ini jadi, mereka bisa manfaatkan tol ini, sehingga juga ada manfaat, jadi alternatifnya," pungkasnya. (dna/dna)










































