Follow detikFinance
Kamis 16 Mar 2017, 10:48 WIB

Lewati Kawasan Industri, Ini Manfaat Tol Gempol-Pasuruan

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Lewati Kawasan Industri, Ini Manfaat Tol Gempol-Pasuruan Foto: Eduardo Simorangkir/detikFinance
Pasuruan - Jalan tol Gempol-Pasuruan membentang sepanjang 34,15 km menghubungkan daerah Gempol dengan kota Pasuruan di Jawa Timur. Proyek ini menelan dana tidak kurang dari Rp 4,2 triliun, termasuk tanah dan konstruksi.

Direktur Utama PT Transmarga Jatim Pasuruan, Agus Purnomo mengatakan, jalan tol ini akan memperpendek waktu tempuh antar kota Surabaya-Banyuwangi. Waktu tempuh yang lebih singkat menjadi stimulus jalur logistik yang selama ini dibawa dari Pasuruan menuju Surabaya.

"Ini bisa mempercepat perpindahan dari Pasuruan bagian timur ke arah Surabaya. Karena ini kan jalur perekonomiannya menuju ke pusat ibukota provinsi. Jadi paling enggak mempercepat waktu distribusinya," katanya saat ditemui di ruas tol Gempol-Pasuruan, Pasuruan, Rabu (15/3/2017).

"Karena di sini banyak industri-industri. Kalau ada tol, mau enggak mau pendistribusian mereka dari pabrik menuju ke Pelabuhan Perak bisa menjadi lebih cepat. Jadi dengan ada tol, dia tidak bermasalah dengan waktu. Karena dari Pasuruan sampai Surabaya waktu tempuhnya kalau lewat tol hanya 45 menit. Kalau lewat jalan biasa, biasanya paling cepat 1,5 jam," sambungnya.

Saat ini BUJT menargetkan seksi I sepanjang 14 km akan segera beroperasi sebelum Lebaran nanti tiba. Dengan dibukanya seksi ini, waktu perjalanan dari daerah Gempol menuju Rembang juga akan lebih cepat dibanding melewati jalan arteri biasa.

"Dibanding jalan nasional, pada waktu peak mungkin dia butuh 30-45 menit . Tapi kalau di tol, 10 menit mungkin sudah sampai. Jadi menghematnya sudah 20-30 menit," ungkapnya.

Agus menambahkan, dengan dibukanya seksi I juga bisa menjadi jalur alternatif bagi pengendara yang selama ini melewati perlintasan rel di Rembang.

"Kemarin ada kejadian luar biasa di mana perlintasan rel di rembang ini sempat rusak. Kurang lebih selama seminggu itu antrian bisa sampai 5 km lebih. Seandainya ini jadi, mereka bisa manfaatkan tol ini, sehingga juga ada manfaat, jadi alternatifnya," pungkasnya. (dna/dna)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed