Follow detikFinance
Jumat 17 Mar 2017, 22:43 WIB

Karena Malu, Google Akhirnya Bayar Pajak

Hendra Kusuma - detikFinance
Karena Malu, Google Akhirnya Bayar Pajak Foto: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan memastikan, pembayaran pajak oleh Google Asia Pacific Pte Ltd rampung Maret 2017.

Kepala Kantor Wilayah Pajak Khusus Ditjen Pajak Muhammad Haniv menilai keputusan Google tersebut dikarenakan malu. Pasalnya Google merupakan multinasional dengan reputasi yang sudah mendunia.

"Pihak google sebenarnya sudah menyepakati pasti bayar pajak, dia malu lah kalau enggak bayar pajak, satu lembaga yang besar, satu entitas perusahaan internasional yang besar mereka malu kalau enggak bayar pajak," kata Haniv usai acara Dialog Soal Perpajakan bersama selebriti Indonesia di Kantor Ditjen Pajak, Jumat (17/3/2017).

Baca juga: Menelisik Rute Kasus Google Hingga Menghadap Ditjen Pajak

Google telah menyepakati untuk membayar pajak di Indonesia, mulai dari awal beroperasi hingga 2015. Dia juga berharap, jika pembayaran pajak hingga 2015 selesai akan segera menerapkan hal yang sama untuk pembayaran pajak tahun 2016.

Akan tetapi, Haniv masih enggan menyebutkan seberapa besar kewajiban yang harus dibayarkan perusahaan asal Amerika Serikat tersebut.

Baca juga: Google Bisa Untung Besar Karena Mengakali Pajak

Ditjen Pajak sudah terlebih dahulu melayangkan data tunggakan pajak yang harus dibayarkan Google dari awal beroperasi hingga 2015. Sekarang diperlukan konfirmasi dari Google terkait pajak yang akan dibayarkan.

"File elektronik, begitu ada file kita hitung, langsung bicara, compare data kita punya data juga," tambahnya. (mkj/hns)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed