Seorang pedagang bernama Yatijah, mengatakan turunnya harga bawang merah sudah berjalan dalam 10 hari terakhir. Menurutnya, harga turun karena sedang musim panen di Brebes, yang merupakan sentra bawang merah.
Ia menuturkan, hal ini disebabkan oleh sedang berlangsungnya musim panen di Brebes, daerah pasokan bawang merah berasal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada, pedagang eceran bernama Jumiyati mengatakan bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati sudah turun.
"Mulai awal Maret ini harganya udah sekitar Rp 25.000-30.000 per kilo," ujar dia.
Harga salah satu bumbu dapur ini sempat naik lantaran banjir di Brebes akibat hujan deras. Curah hujan yang tinggi membuat pasokan bahan pangan tersendat sehingga memicu lonjakan harga. (hns/hns)










































