Gaya JK Blusukan di Proyek Asian Games

Gaya JK Blusukan di Proyek Asian Games

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 26 Mar 2017 15:00 WIB
Gaya JK Blusukan di Proyek Asian Games
Foto: Muhammad Taufiqqurrahman
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla memilih untuk menghabiskan waktu di akhir pekan ini untuk bekerja. Kali ini orang nomor 2 di Indonesia itu memilih untuk memantau proyek-proyek perhelatan Asean Games.

Pagi tadi JK sudah memantau progres pembangunan renovasi Gelora Bung Karno, kemudian ke arena pacuan kuda Pulomas, lalu ke Velodrome Rawamangun dan menutup serangkaian tinjauan di Wisma Atlet Kemayoran.

JK melakukan tinjauan maraton tidak sendirian, dia juga didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono serta Ketua Komite Olahraga Indonesia (KOI) yang juga pengusaha kakap Erick Thohir.
Foto: Muhammad Taufiqqurrahman

JK dan rombongan yang menaiki bus pariwasata tiba di Wisma Atlet Kemayoran sekitar pukul 12.15 WIB. Dia terlihat mengenakan baju batik berwarna coklat dibalut dengan rompi proyek berwarna merah serta helm pengaman proyek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesampainya di lokasi proyek, pandangan JK tertarik dengan maket bangunan yang berada di pintu masuk proyek. Setelah puas melihat maket, JK langsung memasuki salah satu tower Wisma Atlet. Di dalam gedung, dia sempat menayakan tentang fasilitas yang digunakan.

"Ini closet dari mana ya? Standarnya bagus kan?," tanya JK di Kemayoran, Jakarta, Jumat (26/3/2017).
Foto: Muhammad Taufiqqurrahman

Setelah itu, JK langsung menggeruduk salah satu unit rusun yang telah rampung. Cukup lama JK dan rombong berada di dalam ruangan tersebut, sayangnya detikFinance tidak bisa memantau suasana ketika JK berada di dalam.

Secara keseluruhan JK mengaku puas dengan progres pembangunan Wisma Atlet Kemayoran. "Pandangan kita semua memenuhi syarat kualitas dan syarat waktu. Itu yang sangat penting kualiatasnya dan waktunya," tandas JK.
Foto: Muhammad Taufiqqurrahman

Untuk diketahui, proyek Wisma Atlet Kemayoran telah dimulai sejak 17 Maret 2016. Ditargetkan proyek yang terdiri dari 10 tower dan memakan biaya Rp 3,4 triliun itu bisa rampung pada September 2017. (dna/dna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads