Menurut salah satu Pengusaha Nasional Chairul Tanjung (CT), saat ini BUMN cenderung didorong untuk maju dan berkembang saja. Padahal BUMN juga memiliki memiliki fungsi utama lainnya yang dibutuhkan masyarakat.
"Sering kali kita banyak tujuan state owned enterprises (BUMN), ingin dimajukan, ingin diakselarasi sedemikian rupa. Jangan lupa tujuan state owned enterprises itu tidak menjadikan senter ekonomi dari republik ini," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (4/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia ada dua fungsi, fungsi menunjang APBN tetapi fungsi juga memberikan pelayann kepada masyarakat yang tidak diberikan oleh sektor swasta. Nah, BUMN haram hukumnya mematikan dunia usaha," ujarnya.
Memang, kata CT, untuk menghadirkan BUMN yang sehat serta menjalankan fungsi utama tersebut tanpa mematikan sektor swasta cukup sulit. Apalagi sebagai perusahaan milik negara terkadang BUMN lebih diunggulkan.
"Selalu ingin sesuatu yang ingin dikuasai, ingin unggul sendiri. Di sini perlu dirigen yang bisa mengorkestrasi semua kepentingan. Agar semua kepentingan di RI bisa terwadahi maju dan berkembang," pungkasnya. (ang/ang)










































