Cerita Mentan Diminta Gubernur dan Bupati di Gorontalo Ubah Aturan

Cerita Mentan Diminta Gubernur dan Bupati di Gorontalo Ubah Aturan

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 21 Apr 2017 19:18 WIB
Cerita Mentan Diminta Gubernur dan Bupati di Gorontalo Ubah Aturan
Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Gorontalo - Kementerian Pertanian sebelumnya mengubah kebijakan penyaluran benih jagung yang tidak lagi untuk lahan bekas jagung. Alhasil banyak petani jagung di wilayah-wilayah sentra jagung yang teriak.

Salah satu sentra jagung yang keberatan atas kebijakan tersebut adalah Gorontalo. Amran menceritakan keputusan itu dia ambil lantaran diminta oleh Gubernur hingga Bupati di Gorontalo.

Bahkan dia menyamakan aksi kompak dari tokoh-tokoh Gorontalo itu seperti perebutan bola.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami senang dengan Gubernur hingga Bupati di sini. Mereka bukan menjemput bola tapi merampas bola. Kenapa? Karena mereka 2 minggu yang lalu menelpon dan datang bersama Bupati meminta regulasi diubah, saya katakan jangankan regulasi, diriku saya serahkan untuk Gorontalo," tuturnya di Gorontalo, Jumat (21/4/2017).

Baca juga: Pasokan Jagung Gorontalo 10 Ribu Ton/Hari, RI Tak Perlu Impor.

Bukan hanya itu, ternyata Mantan Menteri Perdagangan yang juga tokoh masyarakat Gorontalo Rachmat Gobel juga terlibat untuk memediasi pertemuan di Jakarta.

"Pak Rachmat ajak ketemu, aku pikir mau makan malam bersama ternyata datang bersama rombongan," imbuhnya.

Baca juga: Mentan Lepas Pengiriman 10 Ribu Ton Jagung dari Gorontalo ke Jawa.

Niat baik itu direspon oleh Amran, dua hari setelahnya Amran merubah kebijakan tersebut. Sebanyak 140 ribu ton benih jagung dikirim ke Gorontalo.

"2 minggu yang lalu datang ke Jakarta, kemudian benih datang 7 hari sudah datang. Dulu itu tender 3 bulan. Ini tercepat pengadaannya selama Indonesia merdeka," tukasnya. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads