Kata Pengusaha Soal Sosok Ahok Selama Jabat Gubernur DKI

ADVERTISEMENT

Kata Pengusaha Soal Sosok Ahok Selama Jabat Gubernur DKI

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Selasa, 09 Mei 2017 19:04 WIB
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama resmi menjabat Gubernur DKI Jakarta sejak November 2014, setelah menerima peralihan posisi gubernur dari Joko Widodo yang menjadi Presiden periode 2014-2019. Selama sekitar 2 tahun lebih memimpin Jakarta, Ahok, telah mengeluarkan berbagai kebijakan, termasuk yang terkait dunia usaha.

Lantas, apa kata pengusaha tentang sosok Ahok selama memimpin Jakarta?

"Secara keseluruhan sebagai kepala daerah dia bagus. Problemnya, karakter dia sendiri, tempramental, emosional. Kelemahannya dalam mengontrol emosi," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani, kepada detikFinance, Selasa (9/5/2017).

Bukan itu saja, Hariyadi juga menyoroti kebijakan-kebijakan Ahok yang memberatkan pengusaha. Misalnya, pengusaha yang melanggar aturan koefisien luas bangunan harus membayar kompensasi dalam bentuk natura.

Misalnya, membangun hunian rumah susun atau bangunan lainnya yang diatur Pemprov DKI Jakarta.

"Ini sulit untuk dipraktikkan," kata Hariyadi.

Selain itu, Hariyadi juga menyinggung soal kenaikan pajak reklame dan PBB komersil yang dikenakan Pemprov DKI.

"Biaya jadi mahal. Makanya kaya reklame, pajak tinggi, untuk perusahaan jadi merugikan," tutur Hariyadi.

Meski mengkritisi kebijakan Ahok, Hariyadi mengatakan, terkait ease of doing business atau kemudahan perizinan memang lebih baik.

"Untuk yang sifatnya basic ease of doing business memang bagus. Misalnya, izin domisili lebih cepat, bahkan jemput bola," tutur Hariyadi. (hns/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT