Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 10 Mei 2017 12:08 WIB

Beroperasi 17 Agustus, Simpang Susun Semanggi Jadi Ikon Baru DKI

Muhammad Idris - detikFinance
Foto: Hasan Al Habshy Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - Simpang Susun Semanggi sepanjang 1.622 meter sudah tersambung. Penyelesaian fisik proyek ini ditandai pemasangan box grider terakhir, 25 April lalu.

Rencananya, jalan layang melingkar ini bakal beroperasi perdana pada 17 Agustus, saat HUT Kemerdekaan ke-72..

"17 Agustus bisa dioperasikan sempurna. Penyelesaiannya ini cukup singkat, lebih cepat dari target. Ini bisa menjadi ikon baru di Jakarta setelah jembatan Semanggi sendiri," ujar Direktur SDM dan Pengembangan Sistem PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Novel Arsyad, dalam acara Forum Diskusi Profesional di MM UGM, Jakarta, Rabu (10/5/2017).

Baca juga: Proyek Simpang Susun Semanggi Rampung 3 Bulan Lebih Awal

Simpang Susun SemanggiSimpang Susun Semanggi Foto: Rachman Haryanto

Proyek yang menghabiskan anggaran Rp 345 miliar ini menggunakan teknik box girder dengan metode banana effect, atau efek beton precast melingkar yang memiliki presisi sangat tinggi.

Saat ini, setelah semuanya tersambung, pihaknya tinggal menyelesaikan pembangunan 2 ramp (jalan turunan) sepanjang 1.796 meter dan 826 meter, serta sistem lighting (lampu).

Baca juga: Simpang Susun Semanggi Dibangun Tanpa Bebani Uang Rakyat DKI

"Dua bulan ini kita selesaikan pembangunan ramp dan lighting yang akan selesai dalam 2 bulan ke depan. Kalau struktur jembatan sudah selesai semua," ujar Novel.

Seperti diketahui, proyek Simpang Susun Semanggi ini memang lebih cepat sebulan dari target. Jalan melengkung terpanjang di Indonesia ini diharapkan bisa efektif mengurai kemacetan parah yang sering terjadi di persimpangan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Gatot Subroto itu.

Baca juga: Ini Dia Proyek Infrastruktur Warisan Ahok Saat Jabat Gubernur DKI (idr/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com