"Bersama Satgas Pangan dan Kemendag, kami akan terus memantau. Saya jamin harga pangan pokok tidak akan mengalami gejolak tinggi," ujar Amran dalam keterangan tertulis, Minggu (14/5/2017).
Amran memantau harga-harga bahan pangan pokok dengan sidak ke Pasar Induk Kramat Jati pada Sabtu (13/5/2017) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cabai merah keriting di Rp 37.500/kg, bawang merah di Rp 37.000/kg, dan daging ayam Rp 33.071/kg. Telur ayam Rp 21.250/kg, dan harga daging sapi masih Rp 122.550/kg.
Begitu pula dengan harga komoditi pangan utama di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, tidak mengalami perbedaan signifikan. Perbedaan harga hanya terlihat di komoditi bawang merah yaitu di kisaran Rp 29.789/kg.
Lain halnya dengan komoditi bawang putih yang mengalami fluktuatif harga di pasaran. Namun Amran menegaskan, Kementerian Pertanian sudah melakukan revisi Permentan Nomor 86/2013 tentang Rekomendasi Impor Produk Hortikultura.
"Saya sudah tekan revisi Permentan Nomor 86 yang isinya mewajibkan para importir ke depannya untuk menanam bawang putih proporsional dari kuota impor yang diajukan. Hal ini juga membuka peluang kemitraan importir dan petani bawang putih," katanya.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita turut menanggapi kondisi ini dalam sidak sehari sebelumnya (12/5/2017) di lokasi yang sama.
"Saya bersama Pak Amran akan mengatur tata niaga impor bawang putih karena rekomendasi impor dari Kementan dan izin impor dari Kemendag. Tata niaga impor ini nantinya mewajibkan setiap importir melaporkan jumlah stok, posisi gudang penyimpanan, serta tujuan distribusi," ucap Enggartiasto.
(nwy/mkj)










































