RI Mau Impor 51.000 Ton Daging Kerbau India

Citra Fitri Mardiana - detikFinance
Selasa, 16 Mei 2017 08:29 WIB
Daging Kerbau (Foto: Yulida Medistiara)
Jakarta - Selain daging sapi segar, pemerintah juga memasok daging beku impor. Langkah ini diambil agar konsumen punya alternatif selain daging sapi segar yang masih Rp 120.000/kilogram (kg).

Khusus untuk Ramadan dan Lebaran tahun ini, pemerintah akan menambahkan pasokan daging beku impor, yaitu daging kerbau beku dari India.

"Nanti kan bulog mau tambahkan daging murah dari India, daging kerbau 51.000 ton," ujar Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita, kepada detikFinance, Senin (15/05/2017).

Ketut menjelaskan, 51.000 ton daging kerbau India itu untuk menambah stok daging, dan diimpor Perum Bulog secara bertahap sesuai kebutuhan. Saat ini, Bulog memiliki stok 35.000 ton daging beku.

"Barang itu belum masuk, tapi itu buat jaga-jaga. Karena stok di Bulog masih 35.000 ton. Bulog yang tahu, artinya kapan dia harus masuk kapan nggak. Itu habiskan izin yang sudah ada dari 2016," terang Ketut.

Sebelumnya Kementerian Pertanian telah menyatakan ketersediaan pasokan daging nasional memasuki Ramadan hingga Lebaran masih aman. Pasokan tersebut dijamin bisa memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran.

Pemerintah menetapkan daging beku dijual seharga Rp 80.000/kg. Sedangkan daging segar di pasar masih dijual seharga Rp 120.000/kg. (hns/wdl)