Dalam pengembangan riset, President University melibatkan dua lembaga, antara lain President Development Center yang menyelenggarakan pelatihan-pelatihan dan membangun relasi ke donatur dan President Research Center untuk hilirisasi teknologi seperti memasarkan hasil temuan ke industri dan sebaliknya apa yang dibutuhkan industri.
"Kami terus mendorong para dosen dan mahasiswa untuk mengadakan riset sesuai dengan rencana induk penelitian 2016-2020 yang telah kami canangkan," ujar Direktur LRPM, Joni W Simatupang dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini dibuktikan lewat acara Research Showcase and SMEs Expo 2017 yang diselenggarakan pada 23-24 Mei 2017 lalu. Dengan mengangkat tema 'Green Technology, Sustainability, and Smart Entrepreneurship', acara ini bertujuan memublikasikan hasil-hasil penelitian dari para mahasiswa maupun dosen President University.
Terdapat 53 poster penelitian yang ditampilkan dan 105 materi publikasi seperti buku, jurnal, dan bab buku dari 15 kontributor yang merupakan dosen President University.
"Juga ditampilkan prototipe seperti printer 3D, brainwave computer, E-KTP security system, knock door wise security system, aplikasi smartphone, sepeda berkebutuhan khusus dan beberapa penemuan lain yang ditemukan dan dibuat oleh para mahasiswa," papar Joni.
Rektor President University, Jony O Haryanto mengatakan, melalui acara ini para dosen dan mahasiswa dapat mempublikasikan hasil karyanya. Harapannya triple helix, yaitu dari akademisi, pengusaha, dan pemerintah bisa bertemu sehingga bisa membuka kemitraan dalam memajukan hasil karya anak bangsa.
"Kemitraan selama ini sudah terbangun dan beberapa penelitian sudah didanai baik dari pemerintah maupun pengusaha. Karena itu kami akan terus mendorong mahasiswa dan dosen untuk melakukan penelitian agar masyarakat tahu bahwa President University bukan menara gading, tetapi kami berkontribusi nyata dalam pengembangan dunia industri," kata Jony.
Acara ini juga menampilkan presentasi mengenai hasil penelitian dan seminar entrepreneurship. Pembicara yang dihadirkan antara lain Adhi Setyo Santoso, Anak Agung Banyu Perwita, Dwi Larso, Lydia Anggraini, Barqy Muhammad, Reza AA Wattimena, Genoveva, Yunita Ismail, Hendrati Dwi Mulyaningsih, M Yani Syafei, Josep Ginting, Ato Sunarto, Etty Susilowati, dan Farida Komalasari. (nwy/hns)











































