"Kita masih tunggu Department of Transportation di Amerika Serikat untuk memberikan persetujuan. Prosesnya masih jalan terus untuk bisa terbang ke Amerika," ujar Pahala dalam acara Media Gathering, di Kantor Garuda Indonesia, Senin (12/06/2017).
Pahala mengatakan, proses izin dari AS memang butuh waktu. Salah satunya meminta masukkan dari industri penerbangan Negeri Paman Sam itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pahala yakin dapat memperoleh izin tersebut mengingat secara kelayakan, Garuda Indonesia telah mengantongi sejumlah sertifikasi.
"Karena secara sertifikasi Airworthiness dan safety kita sudah bisa peroleh. Tinggal izin dari sana bahwa kita bisa untuk terbang kesana," tutur Pahala.
Menurutnya AS tidak pernah memberikan syarat terkait jenis pesawat yang diperbolehkan untuk beroperasi di wilayahnya. Hanya saja memang pihaknya telah menyiapkan pesawat bermuatan besar untuk penerbangan ke negara tersebut.
"Enggak ada (tipe khusus). Tapi untuk ke US kita memang kita harus menggunakan wide body airplane," terang Pahala. (hns/hns)










































