Follow detikFinance
Senin 12 Jun 2017, 23:21 WIB

Cerita Sri Mulyani Sukses Paksa Google Bayar Pajak

Iin Yumiyanti - detikFinance
Cerita Sri Mulyani Sukses Paksa Google Bayar Pajak Foto: IIn Yumiyanti
Jakarta - Google Asia Pasific Pte Ltd akhirnya melunasi kewajiban pajak di Indonesia. Dalam rangka pengejaran pajak raksasa teknologi tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani pun sempat bertemu dengan Menteri Keuangan Inggris.

Hal ini disampaikan Sri Mulyani saat berbincang dengan media di Kediamannya, Jalan Widya Chandra, Jakarta, Senin (12/6/2017).

Proses pengejaran pajak Google memang cukup panjang. Bahkan, ketika negosiasi terakhir, Google menolak membayar dengan alasan tagihan pajak di Indonesia jauh lebih besar dibandingkan Inggris.


Sri Mulyani pun penasaran. Ia sempat bertemu dengan Menteri Keuangan Inggris dan kemudian membahas pajak Google. Diketahui Inggris jadi salah satu negara yang sukses memaksa Google membayar pajak.

"Google bilang kok Indonesia mintanya ketinggian dari pada Inggris. Saya penasaran google bayar berapa ke kamu," kata Sri Mulyani menirukan perbincangannya dengan Menteri Keuangan Inggris beberapa waktu lalu.

Permintaan Sri Mulyani diterima. Pemerintah Inggris dan Indonesia akhirnya bertukar data tentang persoalan Google. "Kita akhirnya saling tukar data," jelasnya.

Cerita Sri Mulyani Sukses Paksa Google Bayar PajakCerita Sri Mulyani Sukses Paksa Google Bayar Pajak Foto: IIn Yumiyanti

Tak lama setelah itu, Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) kembali memanggil Google. Data tunggakan pajak versi pemerintah yang seharusnya dibayarkan, pun diterima oleh Google.

"Jadi soal Google mereka sudah bayar," ujarnya.

Sri Mulyani menyatakan dalam waktu dekat akan melanjutkan kepada perusahaan sejenis, seperti Facebook dan lainnya. "KIta akan lanjutkan Facebook dan lain-lain," tandas Sri Mulyani.

(mkj/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed