Pertamina Butuh Duit US$ 1,1 M

Untuk Impor Minyak Mei

Pertamina Butuh Duit US$ 1,1 M

- detikFinance
Senin, 02 Mei 2005 14:55 WIB
Jakarta - Pertamina membutuhkan kucuran dana dari pemerintah sebesar US$ 1,1 miliar untuk mengimpor minyak pada Bulan Mei. Diharapkan, duit tersebut paling lambat sudah tersedia pada pekan ini.Demikian Direktur Keuangan Pertamina, Alfred Rohimune dan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Arie Soemarno saat dicegat di Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (2/5/2005).Alfred menambahkan, Pertamina berharap pemerintah bisa menyediakan dana tersebut secepatnya. "Kita usahakan untuk aman. Menko Perekonomian sudah mengusahakan memenuhi kebutuhan per bulannya. Kita doakan saja turun dananya," kata Alfred.Namun Alfred menegaskan, Pertamina sama sekali tidak berniat untuk mengurangi impor minyaknya. "Kita pakai kuota impor BBM dari asumsi APBN. Kalau lebih dari kuota, maka pemerintah yang beli sendiri," ujarnya. Senada dengan Alfred, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Arie Soemarno mengatakan, impor minyak Pertamina tidak akan dikurangi karena harus menjaga stabilitas BBM nasional. "Bila uangnya ada, L/C tidak masalah, karena untuk bulan ini kami masih menunggu dana turun dari pemerintah," tegas Arie yang berharap dana dari pemerintah bisa mengucur pada pekan ini. Mengenai usulan pembelian minyak dari KPS, Arie mengatakan, saat ini KPS sudah punya komitmen penjualan minyaknya. Namun menurut Arie, masih ada kemungkinan KPS menjual minyak ke dalam negeri. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads